Hubungi kami! 0427-2323334

Juknis PPDB 2020 SMA Sulawesi Selatan



Juknis PPDB 2020 SMA Sulawesi Selatan

A. PENGUMUMAN PENDAFTARAN

1. Pengumuman pendaftaran adalah informasi yang memuat tentang, waktu pendaftaran, persyaratan, prosedur untuk melakukan seleksi, menentukan hasil seleksi dan pendaftaran ulang;

2. Pengumuman pendaftaran dapat diperoleh melalui:

a. Papan pengumuman satuan pendidikan;

b. Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah;

c. Kantor Dinas Pendidikan Provinsi.

3. Situs web resmi Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dengan alamat http://ppdb.disdik.sulselprov.go.id.

B. JADWAL PELAKSANAAN PPDB

Jadwal pelaksanaan sebagai berikut:

NOKEGIATANWAKTU PELAKSANAAN
A.Persiapan
1Penentuan ZonasiFebruari 2020
2Sosialisasi1 Maret-6 Juni 2010
3Tes Bakat Minat secara online SMK18 Mei-6 Juni 2020
B.Pendaftaran Zonasi Jenjang SMA
1Pendaftaran dan Verifikasi Data8-13 Juni 2020
2PengumumanReal Time
3Daftar Ulang15-17 Juni 2020
C.Pendaftaran Sekolah Boarding School Jenjang SMA
1Pendaftaran dan Verifikasi Data15-20 Juni 2020
2PengumumanRealtime
3Daftar Ulang22-24 Juni 2020
D.Pendaftaran Jalur Afirmasi Jenjang SMA
1Pendaftaran dan Verifikasi Data22-24 Juni 2020
2PengumumanReal Time
3Daftar Ulang24-27 Juni 2020
E.Jalur Prestasi Non Akademi Jenjang SMA
1Pendaftaran dan Verifikasi Data25-27 Juni 2020
2PengumumanReal Time
3Daftar Ulang29 Juni-1 Juli 2020
F.Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali Jenjang SMA
1Pendaftaran dan Verifikasi Data22-27 Juni 2020
2PengumumanReal Time
3Daftar Ulang29 Juni-1 Juli 2020
G.Jalur Prestasi Akedemik Jenjang SMA
1Pendaftaran dan Verifikasi Data29 Juni-4 Juli 2020
2PengumumanReal Time
3Daftar Ulang6-8 Juli 2020
H.PPDB SMK
1Pendaftaran dan Verifikasi Data8 Juni-4 Juli 2020
2PengumumanReal Time
3Daftar Ulang6-11 Juli 2020
I.Pemenuhan Kuota-SMA/SMK SMA menggunakan Jalur Prestasi Akademik
1Pendaftaran dan Verifikasi Data6-9 Juli 2020
2PengumumanReal Time
3Daftar Ulang10-11 Juli 2020
JMasa Pengenalan Lingkungan Sekolah13-15 Juli 2020
KTes Psikologi13-18 Juli 2020

C. DAYA TAMPUNG

1. Daya tampung mengacu pada jumlah peserta didik yang akan diterima dalam 1 (satu) rombongan belajar, dikalikan dengan jumlah rombongan belajar yang tersedia dikurangi jumlah peserta didik yang tinggal kelas pada tahun pelajaran sebelumnya.

2. Jumlah peserta didik dalam 1 (satu) rombongan belajar ditentukan sebagai berikut:

a. SMA sekurang-kurangnya 20 (dua puluh) dan sebanyak-banyaknya 36 (tiga puluh enam) peserta didik;

b. SMK sekurang-kurangnya 15 (lima belas) dan sebanyak- banyaknya 36 (tiga puluh enam) peserta didik;

c. Jumlah peserta didik dalam satu rombongan belajar pada SLB untuk setiap kekhususan dalam satuan pendidikan sebagai berikut:

1) TKLB dan SDLB paling banyak 5 (lima) peserta didik; dan

2)    SMPLB dan SMALB paling banyak 8 (delapan) peserta didik.

3. Sekolah umum, menerima calon peserta didik baru berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas paling sedikit 1 (satu) peserta didik dalam 1 (satu) rombongan belajar dengan mempertimbangkan ketersediaan tenaga pendidik dan infrastruktur untuk mendukung pendidikan layanan khusus;

4. Jika tenaga pendidik dan fasilitas pendukung untuk Pendidikan layanan khusus terbatas, satuan pendidikan dapat bekerja sama dengan kelompok kerja pendidikan inklusif

5. Informasi daya tamping SMK disertai dengan informasi tentang bidang/program/kompetensi keahlian yang berkaitan dengan spektrum keahlian pendidikan menengah kejuruan tahun 2018;

6. Daya tampung setiap satuan pendidikan ditentukan melalui Keputusan Kepala Dinas Pendidikan.

D. PPDB SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)

Terdiri dari 4 (empat) jalur pendaftaran, yaitu jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur prestasi, yang terbagi menjadi 2 (dua) jalur, yaitu jalur prestasi akademik dan non-akademik serta perpindahan tugas orang tua/wali.

1. Jalur Zonasi

a. Kuota paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari jumlah peserta didik yang diterima oleh satuan pendidikan;

b. Kuota jalur zonasi termasuk bagi anak penyandang disabilitas.

c. Menggunakan sistem zonasi yang memperhitungkan lokasi geografis dan lokasi satuan Pendidikan (Zona SMAN 3 Barru meliputi Kec. Tanete Rilau, Kec. Tanete Riaja, Kec. Barru, Kec. Pujananting, Kec. Mandalle);

d. Zonasi satuan pendidikan adalah wilayah kecamatan dimana satuan pendidikan itu berlokasi, termasuk wilayah kecamatan yang beririsan dengan wilayah kecamatan satuan pendidikan tersebut (Zona SMAN 3 Barru meliputi Kec. Tanete Rilau, Kec. Tanete Riaja, Kec. Barru, Kec. Pujananting, Kec. Mandalle);;

e. Zonasi satuan pendidikan ditentukan oleh Pemerintah Daerah berdasarkan usulan dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) dan disetujui oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah (Zona SMAN 3 Barru meliputi Kec. Tanete Rilau, Kec. Tanete Riaja, Kec. Barru, Kec. Pujananting, Kec. Mandalle);;

f. Domisili calon peserta didik berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sejak tanggal pendaftaran PPDB.

g. Kartu keluarga dapat diganti dengan surat keterangan domisili dari rukun tetangga atau rukun warga yang dilegalisir oleh lurah/kepala desa atau pejabat setempat lain yang berwenang menerangkan bahwa peserta didik yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat 1 (satu) tahun sejak diterbitkannya surat keterangan domisili.

h. Surat keterangan domisili dari rukun tetangga atau rukun warga wajib dilengkapi dengan surat pernyataan dari orang tua/wali calon peserta didik baru yang menyatakan bersedia diproses secara hukum apabila terbukti memalsukan domisilinya.

i. Satuan pendidikan yang berlokasi di daerah perbatasan provinsi, zonasi dapat dilakukan berdasarkan perjanjian tertulis yang ditandatangani antara pemerintah daerah

j. Jarak dari tempat tinggal terdekat ke satuan pendidikan dihitung menggunakan sistem teknologi informasi.

2. Jalur Afirmasi

a. Kuota paling sedikit 15% (lima belas persen) dari jumlah peserta didik baru yang akan diterima oleh satuan pendidikan;

b. Jalur pendaftaran bagi calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu.

c. Peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dibuktikan dengan bukti keikutsertaan peserta didik dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

d. Bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah wajib dilengkapi dengan surat pernyataan dari orang tua/wali peserta didik yang menyatakan bersedia diproses secara hukum apabila terbukti memalsukan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

e. Keikutsertaan calon peserta didik baru dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah dibuktikan dengan kepemilikan kartu Program Keluarga Harapan;

f. Peserta didik yang masuk melalui jalur afirmasi merupakan peserta didik yang berdomisili di dalam dan di luar wilayah zonasi satuan pendidikan yang bersangkutan.

3. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali

a. Kuota paling banyak 5% (lima persen) dari jumlah peserta didik baru yang akan diterima oleh satuan pendidikan

b. Jalur pendaftaran untuk calon peserta didik baru yang mengikuti perpindahan tugas orang tua/walinya;

c. Perpindahan tugas orang tua/wali dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan pemberi kerja;

d. Kuota jalur perpindahan tugas orang tua/wali dapat digunakan untuk anak guru.

4. Jalur Prestasi

a. Kuota jalur prestasi akademik adalah sisa kuota jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua/wali dan jalur prestasi non akademik;

b. Jalur prestasi terbagi menjadi 2 (dua), yaitu jalur prestasi akademik dan jalur prestasi non-akademik;

c. Kuota jalur prestasi non-akademik paling banyak 5% (lima persen) dari dari jumlah peserta didik baru yang akan diterima oleh satuan pendidikan;

d. Jalur prestasi akademik adalah akumulasi nilai rapor semester I sampai dengan semester V;

e. Calon peserta didik baru yang dapat mendaftar melalui jalur prestasi akademik dan non-akademik adalah mereka yang berdomisili di dalam dan atau di luar zonasi sekolah;

f. Prestasi non-akademik adalah prestasi yang diraih dari kejuaraan, terutama kejuaraan yang diselenggarakan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan serta kementerian agama;

g. Kategori kejuaraan meliputi :

1)    Kejuaraan yang diselenggarakan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan meliputi: Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Lomba Cipta Seni Pelajar Nasional (LCSPN), Kuis Kihajar (Kita Harus Belajar), Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari) dan Lomba Karya Jurnalistik Siswa Nasional (LKJS).

2) Kejuaraan yang diadakan di luar kementerian pendidikan dan kebudayaan dapat berupa :

a) sains (ilmu pengetahuan);

b) teknologi tepat guna;

c) seni dan budaya;

d) olahraga ;

e) keagamaan;

f) Palang Merah Remaja, dan Kepramukaan.

h. Pengesahan sertifikat kejuaraan diatur dengan ketentuan sebagai berikut :

1) Sertifikat kejuaraan yang diadakan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan di tingkat Kabupaten/Kota, disahkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota setempat, tingkat provinsi, nasional, dan/atau internasional disahkan oleh cabang dinas pendidikan wilayah setempat dan/atau dinas pendidikan provinsi;

2) Sertifikat kejuaraan dalam bidang olahraga, disahkan oleh induk organisasi cabang olahraga atau oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di tingkat kabupaten/kota/provinsi sesuai tingkat dengan kejuaraan;

3) Sertifikat kejuaraan bidang lainnya, disahkan oleh panitia penyelenggara atau lembaga terkait yang terlibat dalam kejuaraan.

i. Satuan pendidikan diberi kewenangan untuk memverifikasi sertifikat dan dapat menguji kompetensi calon peserta didik baru sesuai kejuaraan yang diperolehnya;

j. Hafiz Qur’an 5 (lima) Juz menerima penghargaan yang setara dengan peringkat I (pertama) Internasional.

k. Sertifikat prestasi dalam bidang keagamaan lainnya, disahkan oleh kantor kementerian agama atau lembaga keagamaan yang menyelenggarakan kejuaraan.

E. PERSYARATAN PPDB SMA

1. Jalur Zonasi

a. Memiliki ijazah SMP/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas IX SMP;

b. Akta kelahiran yang menjelaskan usia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan;

c. Kartu Keluarga atau surat keterangan domisili dari rukun tetangga atau rukun warga yang dilegalisir oleh lurah/kepala desa atau pejabat setempat lain yang berwenang.

2. Jalur Afirmasi

a. Memiliki ijazah SMP/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas IX SMP;

b. Akta kelahiran yang menjelaskan usia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan;

c. Kartu Program Keluarga Harapan.

3. Jalur Prestasi

a. Prestasi Akademik

1) memiliki ijazah SMP/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas IX SMP;

2) Akta kelahiran yang menjelaskan usia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan;

3) Buku rapor atau laporan kompetensi peserta didik yaitu akumulasi nilai rapor SMP/MTs sederajat semester I sampai V;

b. Prestasi Non-Akademik

1)    Memiliki ijazah SMP/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas IX SMP;

2) Akta kelahiran yang menjelaskan usia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan;

3)    Sertifikat kejuaraan tingkat internasional, nasional, provinsi dan kabupaten/kota.

4. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali

a)    Memiliki ijazah SMP/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas IX SMP;

b) Akta kelahiran yang menjelaskan usia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan;

c) Surat Keputusan/Surat Tugas orang tua/wali dari instansi,lembaga, kantor, atau perusahaan pemberi kerja;

F. TATA CARA PENDAFTARAN SMA

1. Pendaftar dapat mengunjungi laman PPDB Provinsi Sulawesi
Selatan di http://ppdb.disdik.sulselprov.go.id

2. setelah mendaftar, calon peserta didik baru dapat melakukan verifikasi dengan mengupload dokumen yang diperlukan di http://ppdb.disdik.sulselprov.go.id
y
ang akan diterima oleh satuan pendidikan pilihan pertama;

3. Pendaftar hanya memilih 1 (satu) jalur PPDB dari 4 (empat) jalur, yaitu jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur prestasi dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali;

4. Pendaftar jalur zonasi, dapat memilih 3 (tiga) satuan pendidikan di dalam zonasi tempat tinggal mereka;

5. Pendaftar jalur afirmasi, jalur prestasi dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali dapat memilih 3 (tiga) satuan pendidikan di dalam dan atau di luar zonasi tempat tinggal mereka.

G. SELEKSI PPDB SMA

1. Seleksi Jalur Zonasi

a.    Seleksi calon peserta didik baru jalur zonasi, dilakukan dengan prioritas jarak terdekat dari tempat tinggal ke satuan pendidikan dalam zonasi yang sudah ditentukan;

b. Seleksi dilakukan dengan menggunakan peringkat jarak yang diukur menggunakan sistem teknologi informasi hingga batas kuota;

c.    Jika jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan satuan pendidikan sama, maka seleksi untuk pemenuhan kuota/daya tampung terakhir menggunakan usia peserta didik yang lebih tua berdasarkan surat keterangan lahir atau akta kelahiran.

d. Teknologi dan sistem Informasi akan menentukan calon peserta didik baru diterima pada satuan pendidikan terdekat dari tempat tinggalnya bukan berdasarkan urutan pilihan satuan pendidikan;

2. Seleksi Jalur Afirmasi

a.    Seleksi calon peserta didik baru jalur afirmasi, dilakukan dengan prioritas jarak terdekat dari tempat tinggal ke satuan pendidikan dalam zonasi yang sudah ditentukan;

b. Seleksi dilakukan dengan menggunakan peringkat jarak yang diukur menggunakan sistem teknologi informasi hingga batas kuota;

c.    Jika jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan satuan pendidikan sama, maka seleksi untuk pemenuhan kuota/daya tampung terakhir menggunakan usia peserta didik yang lebih tua berdasarkan surat keterangan lahir atau akta kelahiran.

d. Teknologi dan sistem Informasi akan menentukan calon peserta didik baru diterima pada satuan pendidikan terdekat dari tempat tinggalnya, bukan berdasarkan urutan pilihan satuan pendidikan;

3. Seleksi Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali

a.    Seleksi calon peserta didik baru jalur perpindahan tugas orang tua/wali, dilakukan dengan prioritas jarak terdekat dari tempat tinggal ke satuan pendidikan dalam zonasi yang sudah ditentukan;

b. Seleksi dilakukan dengan menggunakan peringkat jarak yang diukur menggunakan sistem teknologi informasi hingga batas kuota;

c.    Jika jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan satuan pendidikan sama, maka seleksi untuk pemenuhan kuota/daya tampung terakhir menggunakan usia peserta didik yang lebih tua berdasarkan surat keterangan lahir atau akta kelahiran.

d. Teknologi dan sistem Informasi akan menentukan calon peserta didik baru diterima pada satuan pendidikan terdekat dari tempat tinggalnya, bukan berdasarkan urutan pilihan satuan pendidikan;

4. Seleksi Jalur Prestasi

a. Seleksi Prestasi Akademik

1)    Seleksi yang digunakan untuk jalur akademik adalah akumulasi nilai rapor SMP/MTs sederajat semester I sampai V;

2)    Jika dalam pemeringkatan hingga batas kuota terdapat beberapa calon peserta didik baru yang memiliki akumulasi semester I sampai V sama, maka peringkat selanjutnya didasarkan pada rata-rata nilai semester I sampai V untuk setiap mata pelajaran, mulai dari Matematika, IPA, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia secara berturut-turut;

3)    Jika di satuan pendidikan pilihan pertama tidak memenuhi syarat, pemeringkatan selanjutnya dilakukan di sekolah pilihan kedua;

4)    Jika pada satuan pendidikan pilihan kedua tidak memenuhi syarat, pemeringkatan selanjutnya dilakukan di sekolah pilihan ketiga;

b. Seleksi jalur prestasi Non Akademik

1)    Seleksi jalur prestasi non akademik didasarkan pada pemeringkatan bobot capaian prestasi kejuaraan tertinggi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan atau Kementerian Agama, hingga batas kuota sebanyak 5% (lima persen);

2)    Uji kompetensi dapat dilakukan oleh panitia PPDB di satuan pendidikan atau bekerja sama dengan pihak/lembaga/organisasi yang relevan dengan prestasi yang akan diujikan;

3)    Prestasi Non Akademik didasarkan pada perolehan bobot hasil kejuaraan pada tingkat internasional, nasional, provinsi dan/atau kabupaten/kota, dengan kriteria sebagai berikut :

Bobot Prestasi Kompetitif

 

No.

TINGKAT KEJUARAAN

BOBOT KEJUARAAN

PERORANGAN

(Tunggal)

BEREGU

(2 Sampai 11)

MASSAL

(lebih dari 11)

1.

Internasional

Juara I

20

18

16

Juara II

19

17

15

Juara III

18

16

14

2.

Nasional

Juara I

17

15

13

Juara II

16

14

12

Juara III

15

13

11

3.

Provinsi

Juara I

14

12

10

Juara II

13

11

9

Juara III

12

10

8

4.

Kabupaten/Kota

Juara I

11

9

7

Juara II

10

8

6

Juara III

9

7

5

Bobot Prestasi Non Kompetitif

   
 

No.

   
 

TINGKAT KEJUARAAN

BOBOT KEJUARAAN

TUNGGAL

BEREGU

(2 Sampai 11)

MASSAL

(lebih dari 11)

1.

Mewakili Negara untuk mengikuti eksibisi/ kegiatan Seni, Sains, Olahraga, Penelitian, Kreativitas, Keagamaan & Pramuka/Kepanduan

20

18

16

2.

Mewakili Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengikuti eksibisi/kegiatan Seni, Sains, olahraga, Penelitian, Kreativitas, Keagamaan dan Pramuka/Kepanduan

17

15

13

4)    Jika di satuan pendidikan pilihan pertama tidak memenuhi syarat, pemeringkatan selanjutnya dilakukan di sekolah pilihan kedua;

5)    Jika pada satuan pendidikan pilihan kedua tidak memenuhi syarat, pemeringkatan selanjutnya dilakukan di sekolah pilihan ketiga;

Sumber: Juknis PPDB 2020 SMA/SMK/SLB Sulawesi Selatan  

   
 

Download Juknis PPDB 2020 SMA/SMK/SLB Negeri Sulawesi Selatan


Komentar Pengunjung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.