Guru yang Lulus PG Tahun 2021 Jadi Prioritas Lolos PPPK 2022, Total Ada 193.954 Guru

Bagikan:

Guru yang lulus Passing Grade (PG) pada selekasi PPPK tahun 2021 jadi prioritas. Sedikitnya, ada 193.954 guru lulus passing grade belum dapat formasi PPPK. Ya, pemerintah akan kembali melaksanakan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja tahun 2022 (PPPK 2022).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan,rekrutmen guru PPPK 2022 akan mengutamakan mereka yang telah lulus passing grade di tahun 2021. Iwan menjelaskan, dari 925.637 pelamar pada seleksi guru PPPK tahun 2021. Berdasarkan data, ada sebanyak 193.954 orang guru yang telah lulus passing grade tetapi belum mendapat formasi.

“Rekrutmen guru PPPK tahun 2022 akan mengutamakan guru yang telah lulus passing grade di tahun 2021,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Iwan Syahril dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, Selasa (12/4/2022) seperti dilansir Kompas.com.

Sementara yang guru yang sudah lulus dan mendapat formasi berjumlah 29.860 orang. Angka ini merupakan 58 persen dari jumlah formasi yang diajukan pemerintah daerah sebanyak 506.252 formasi.

“Ini menjadi catatan yang sangat penting bagi kita untuk kita perjuangkan supaya mereka mendapat formasi tanpa harus melalui tes lagi,” ujar Iwan.

Iwan menuturkan, pada seleksi guru PPPK tahun 2022, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan mengeluarkan peraturan yang untuk menggabungkan sisa formasi 2021 dan formasi 2022. Seperti diketahui, sisa formasi tahun lalu sejumlah 212.293 formasi sedangkan formasi yang disiapkan tahun ini sebesar 758.018 formasi.

“Formasi 758.000 sekian itu kita hitung sudah termasuk guru agama, guru seni budaya, termasuk muata lokal, bahasa daerah dan kesenian, guru PJOK, dan guru kelas TK,” kata Iwan.

Namun, dari 758.018 formasi yang disiapkan tahun ini, baru terdapat 17,3 persen formasi yang diajukan pemerintah daerah atau sekitar 131.239 formasi dan masih ada 191 pemerintah daerah yang belum mengusulkan formasi sama sekali. Iwan mengatakan, pihaknya tengah mempertimbangkan agar penetapan formasi dilakukan oleh pemerintah pusat sehingga membuat proses lebih ekektif dan efisien.

“Kira-kira total formasi yang tersedia sebesar 970.410 formasi,” kata Iwan.

Bagikan:

Related Posts

0 Komentar

No Comment.